Skip to content

LOWONGAN: Fasilitator Sekolah Untuk Program Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Sekolah- KYPA untuk Tahun 2012

January 2, 2012

Bismillahirrohmaanirrohiim,,,

KYPA adalah sebuah lembaga sosial yang bersifat independen dan non- partisan yang berada di Yogyakarta dan memiliki pengalaman dalam penanggulangan bencana di Aceh, Jabar, sumbar, Jawa Tengah dan Jogja.

Saat ini KYPA, didukung oleh Plan Indonesia akan melaksanakan program pengurangan Risiko bencana berbasis sekolah di 27 Sekolah di Grobogan dan Rembang Jawa tengah, 2012- 2014. Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, KYPA mengundang tenaga professional untuk mengisi  posisi yang dibutuhkan, yaitu:

Fasilitator Sekolah  (10 posisi)

Tanggung jawab dan lingkup kerja:

  • Menjalankan seluruh aktifitas di sekolah dampingan masing-masing sesuai dengan perencanaan program
  • Mengkoordinir dan dan memfasilitasi pendidik, anak dan pihak terkait lain dalam melaksanakan seluruh aktivitas
  • Memastikan program berjalan dengan baik sesuai dengan rencana disetiap sekolah masing-masing
  • Menjalin Komunikasi dengan pihak-pihak terkait (Stake Holder) dilapangan
  • Berkordinasi dengan team leader, admin dan finance
  • Menyelenggarakan rapat, pelatihan, workshop, tracking/transek disekolah masing-masing sesuai dengan perencanaan program
  • Melaporkan perkembangan program disekolah masing-masing kepada team leader  dan keuangan kepada finance
  • Mengikuti seluruh rapat maupun pelatihan yang diselenggarakan oleh program
  • Membuat refleksi terhadap kegiatan yang telah dilakukan.

Kualifikasi dan Pengalaman:

  1. Mempunyai pengalaman pendampingan program PRB berbasis sekolah atau PAUD minimal 6 bulan
  2. Menguasai metode implementasi program yang partisipatif (terutama dengan anak)
  3. Mampu berkordinasi, baik dengan pihak sekolah maupun dengan multi stakeholder lainnya yang berada di sekitar sekolah
  4. Mempunyai analisis sosial yang baik
  5. Mampu mengoperasikan komputer (Microsoft Office, dll)
  6. Memiliki kondisi kesehatan yang baik
  7. Diutamakan bagi orang yang mempunyai kemampuan berbahasa Jawa yang baik
  8. Memiliki kemampuan bahasa Inggris akan menjadi nilai tambah
  9. Bisa bekerja dibawah tekanan dan bisa bekerja secara tim
  10. Bersedia ditempatkan di salah satu kabupaten

KYPA memberi kesempatan yang sama kepada semua pelamar (laki-laki atau perempuan).

Hanya kandidat yang memenuhi syarat yang akan diundang untuk mengikuti interview.

Bagi yang berminat, silakan masukan lamaran via email ke : kypa_recovery@yahoo.com dan di CC ke ilalangbiroe@yahoo.co.id dengan subject : SBDRR jateng- lamaran Fasilitator  dengan melampirkan CV terbaru yang dilengkapi photo dirisejarah gaji, ekspektasi gaji, dan mencantumkan 2 orang kontak referensi (Mantan pimpinan & atau yang mengetahui kapasitas pelamar).

Deadline: 11 Januari 2012  pukul 16.00

———-

KYPA

Jalan Gito gati No. 09, Dusun Jetis RT 04/RW 36

Denggung Tridadi Sleman Yogyakarta

LOWONGAN: Team Leader untuk Program Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Sekolah – KYPA

January 2, 2012

Bismillahirrohmaanirrohiim,,

KYPA adalah sebuah lembaga sosial yang bersifat independen dan non- partisan yang berada di Yogyakarta dan memiliki pengalaman dalam penanggulangan bencana di Aceh, Jabar, sumbar, Jawa Tengah dan Jogja.

Saat ini KYPA, didukung oleh Plan Indonesia akan melaksanakan program pengurangan Risiko bencana berbasis sekolah di 27 Sekolah di Grobogan dan Rembang Jawa tengah, 2012- 2014.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, KYPA mengundang
tenaga professional untuk mengisi  posisi yang dibutuhkan, yaitu:

Team leader (2 posisi)

Tanggung jawab dan lingkup kerja:

-   Merencanakan kegiatan proyek.

-   Melaksanakan seluruh kegiatan proyek

-   Mengkoordinir Staff Program dalam melakukan pendampingan

-   Memastikan program berjalan dengan baik sesuai dengan rencana.

-Menjalin Komunikasi dengan pihak-pihak terkait (Stake Holder) dilapangan.

-  Berkordinasi dengan Program manager dan dengan Penanggung Jawab program.

-  Mengambil keputusan-keputusan lapangan yang dianggap perlu yang masih dalam persoalan program.

-   Membuat rapat-rapat yang berkaitan dengan proyek di lapangan.

- Memberikan arahan kepada staf lapangan dan memberikan masukan dalam pengembangan program kepada manager program.

-  Membuat dan melaporkan progress dan final report kepada manager program

- Melakukan kunjungan lapangan sesuai dengan perencanaan atau kunjungan menurut kebutuhan program.

Kualifikasi dan Pengalaman:

1.Mempunyai pengalaman pendampingan program PRB berbasis sekolah atau PAUD minimal 1 tahun
2.Menguasai metode implementasi program yang partisipatif (terutama dengan anak-anak)
3.Mampu berkordinasi, baik dengan pihak sekolah maupun dengan multi stakeholder lainnya yang berada di sekitar sekolah
4.Mempunyai analisis sosial yang baik
5.Mampu mengoperasikan komputer (Microsoft Office, dll)
6.Memiliki kondisi kesehatan yang baik
7.Memiliki kemampuan bahasa Inggris akan menjadi nilai tambah

8.Bisa bekerja dibawah tekanan dan bisa bekerja secara tim

9.Bersedia ditempatkan di salah satu kabupaten
10.Mempunyai keahlian memimpin dan mengelola proyek

 KYPA memberi kesempatan yang sama kepada semua pelamar (laki-laki atau perempuan).

 Hanya kandidat yang memenuhi syarat yang akan diundang untuk mengikuti interview.

 Bagi yang berminat, silakan masukan lamaran via email ke : kypa_recovery@yahoo.com dan di CC ke ilalangbiroe@yahoo.co.id dengan subject : SBDRR jateng- lamaran Team leader dengan melampirkan CV terbaru yang dilengkapi photo dirisejarah gaji, ekspektasi gaji, dan mencantumkan 2 orang kontak referensi (Mantan pimpinan & atau yang mengetahui kapasitas pelamar).

Deadline: 11 Januari 2012  pukul 16.00

 ————-
KYPA
Jalan Gito Gati no 09, Dn. Jetis RT 4 RT 36
Denggung Tridadi Sleman Yogyakarta
kontak: +85292445121

Info Training untuk Trauma Healing

November 15, 2011

Bismillahirrohmaanirrohiim,,

Dear, colleagues….

I would love to present a new magnificent therapy that really helps me to work with traumatized people / survivors in every place that some kind has a many different culture through us. This therapy developed by neuroscience and using eye movement to cope some psychological problem. I hope this therapy could give a good impact for you and help your work efficient. Detail about this therapy is attached below the line

——————————————————————-

Observed & Experiential Integration ( OEI ) Therapy

In the past 12 years a series of psychotherapy treatment techniques has been developed by two innovative clinicians in Vancouver, B.C. Since those first developments, hundreds of psychologists, physicians, nurses, social workers and counselors all over the world have been using the techniques with great success, to treat the following:

  • Post Traumatic Stress Disorder
  • Dissociative Disorders
  • Compulsiveness
  • Addictions
  • Panic Attacks
  • Anger & Rage
  • Conflict in Couples
  • Complex & Simple Phobias
  • Self-Sabotage & Procrastination
  • Suicidal & Self-Mutilation Urges
  • Complicated Grief & Agitated Depression

Trauma from all sources:

  • Sexual Offenders
  • Parents & Family Members
  • Business Partners
  • Spouses & Siblings
  • Robbers & Assailants
  • Auto & Industrial Accidents
  • Workplace Supervisors, Colleagues & Subordinates

Physical Symptoms with Emotional Roots:

  • Numbness & Emptiness
  • Headaches
  • Nausea & Stomach Cramps
  • Neck, Shoulder & Back Pain
  • Dissociation/Memory & Concentration Problems

There are three sets of procedures in basic OEI:

  1. Covering and uncovering the eyes one at a time, while experiencing a disturbing thought, feeling or memory.
  2. Tracking stimuli across the visual field while client is experiencing distressing thoughts, feelings or physical sensations.
  3. A tracking process for resolving painful or distressing signals from the body.

The goal of the first two exercises is to integrate thoughts, feelings, sensations or traumatic memories that are experienced differently with one eye covered. The object is to switch back and forth between the covered eyes until the experience is similar or the same, one side to the other. This process brings a stronger sense of connectedness between the two hemispheres of the brain. There are more complex techniques such as ‘glitch’ work, where holds or stuck states are resolved by seeking out these “glitches” in eye movement and massaging them away.  This work is learned in Level II training.

The advantages using OEI technique

1.      As mentioned before, working with OEI using “glitch “with is mentioned the area of the brain who has experienced a traumatic event. It is beyond conventional therapy that mostly using word and speaks.

2.      OEI technique using a neurology and psychology study approaches. Working with one eye allow practitioners to work in the area without experiencing barriers to cultural differences

3.      There are three sets of procedures subsumed within the “OEI Techniques”.  First, there are simple procedures involving covering and uncovering the eyes one at a time, while recalling traumatic memories.  Second, while the clients focus on the traumatic memory, the client tracks stimuli across the visual field.  During this process the therapist notes any pauses or interruptions in movement of the eyes.  Third, there is a technique for resolving psycho-somatic symptoms like headaches which involves a combination of the above two approaches without having the clients focus on thoughts of trauma. The basic concept is “remembering” the traumatic event, but not “re-experience” anymore.

4.      OEI is an evidence based therapy.

All of participant who joined in this practitioner training would be automatically registered in clinician link around the world as Observed Experiential Integration Therapist and their name would be provide in Sight Psychology Institute of British Columbia, Canada after they registered.

At this time, we would love open registration for Level 1 & 2 International Certification of Observed & Experiential Integration Therapy.

Schedule : Semarang (Des 02-03)

Bandung (Des 9-10)

Jakarta ( Des 16-17)

Surabaya ( Jan 7-8)

Participants who can attended : Psychologist, Psychiatrist, Student of Master of Psychology Profession. Please notify that only participants who meet requirement can be registered.

For further information pls contact ; Anastasya-085742177757 or send email to cfdcmisericordia@yahoo.com  We would give feed back as soon as possible after checking the data. This broadcast only provided by Misericordia Indonesia Child and Family Center

Best regard,

A. Yuria Ekalitani

Executive Director of CFDC Misericordia

Email : ayuriaekalitani@yahoo.com

Blog  : http://www.duniapsikologianak.blogspot.com

Web  : http://www.sightpsych.com

         : http://www.ayuriaekalitani.co.cc

Group: http://www.facebook.com/groups/mycfdc

Mobile phone : +6281 225 468 468 / 0857 421 777 57

“ The real heroes are those who take the time to make a difference in the life of a child “

Dokumen Terkait Workshop Memaksimalkan Peran Interfaith dalam Kebencanaan 01 Nov 2011

October 24, 2011

Bismillahirrohmaanirrohiim,,

Inilah data-data yang dapat didownload:

Lembar Konfirmasi Peserta Workshop

TOR Worskhop Interfaith

Undangan dari Direktur HFI

Lowongan Social Worker at IOM Max 15 Oktober 2011

October 8, 2011
tags: , ,

IOM Mission in Indonesia

Sampoerna Strategic Square 12A Floor North Tower, Jl. Jend. Sudirman Kav. 45-46, Jakarta 12930, Indonesia

Tel: +62 (21) 57951275 • Fax: +62 (21) 57951274

Website : www.iom.or.id

OPEN TO INTERNAL AND EXTERNAL CANDIDATES

 IOM Indonesia is looking for Social Worker (Three positions) according to the terms of reference stipulated below. Interested candidates are invited to submit their applications to recruitmentindonesia@iom.int not later than 15 October 2011 indicating the reference code below, in the subject. All candidates are requested to specify their availability date in the application form. Please note that only short-listed candidates will be contacted.

 Reference No                                                   : SVN/ID10/2011/048

Position Title                                                      : Social Worker (Three positions)

Classification                                                      : General Service Staff, Grade 4

Duty Station                                                      : Kupang & Medan- Indonesia

Type & Duration of Contract                      : Special all-inclusive, 3 months with possibility of extension

#General Functions:

 Under the direct supervision of the Psychosocial Support Coordinator, IOM Indonesia for Psychosocial and Mental health matters and the overall supervision of the Programme Coordinator, IOM Indonesia and in close coordination with sub office structures, the incumbent will provide oversight, supervise and monitor the implementation of the psychosocial assistance activities for the irregular migrants in Indonesia. In particular, he/she will:

  1. Implement tailored psychosocial program activities for the irregular migrants (IMs) and ensure that the implementation of social, religious and educational/vocational activities and the like, are culturally appropriate and fully respects the confidentiality of the information on migrants.
  2. Work closely with the IOM team (medical, operation, and other related officers), local authorities and/or national government, international organizations, and NGOs to inform and advocate for remedies and solutions to psychosocial and protection issues faced by irregular migrants.
  3. Assess psychosocial and protection needs and identify problems/gaps, risk and vulnerabilities, including those related to gender and age. Propose/prioritize initiatives to reduce these risks and increase the resilience capacity within the IMs communities in detention and community settings.
  4. Ensure presence in IMs communities through regular visits to detention centres, temporary settlement areas to collect information on the conditions faced by IMs including the availability of humanitarian assistance (shelter, food, water/sanitation, health and education) and access to services by different segments of IMs populations.
  5. Actively engage the IMs in the development of psychosocial activities and use available resources within the target population. Encourage migrants to provide assistance to their own community members by sharing their own knowledge and skills to influence the decision making process affecting their daily living situations.
  6. Ensure referral mechanisms are established for referring migrants with potential mental/psychosocial health problems or any other general health issues to the appropriate health care service providers in the area.
  7. Provide basic counseling and implementation of psychosocial activities where needed, possible and appropriate in a scheduled manner including specific educational activities addressing the identified social-health issues.
  8. Organize case management for case record, collate, review for completeness of information and maintain a filing, retrieval and forwarding system of documents/records for each migrant undergoing assessment, mental / psychosocial consultation, treatment, referral and follow up.
  9. Conduct ongoing monitoring, analysis and reporting of the psychosocial condition of the IMs and provide periodic reports of psychosocial activities conducted in the designated areas including psychological reports and statistics on a monthly basis to the Psychosocial Support Program Coordinator.
  10. Perform other duties as may be assigned.

#Desirable Qualifications:

University or Bachelor degree in social work, psychology or alternatively, a combination of relevant experience and training in this field. At least three years of direct work experience in social work, have worked in settings with protection issues such as battered women, rape victims, family/domestic abuse and trauma/post care. Experience in working with irregular migrants; trafficked persons; general counseling and networking.

 Excellent communication skills, personal commitment, efficiency and flexibility. Ability to work with minimal supervision. Excellent understanding and application of ethical practices within the disciplines and a good understanding of rights based approaches. Good level of computer literacy. Awareness of gender issues. Ability to work effectively and harmoniously in a team with colleagues from varied cultures and professional backgrounds.

 Language: Proficient in the English language, proficiency in languages spoken by migrants (Farsi, Arabic, Tamil, Myanmarese) is an advantage.

FILE DOWNLOAD

Lowongan Social Worker at IOM Max 15 Oct 2011 dalam bentuk MS. Word

SVN 048 – 2011 – Social Worker Kupang and Medan dalam bentuk PDF

 Arranged by:

Muhammad Joe Sekigawa, Mahasiswa D-IV Jurusan Rehabilitasi Sosial

Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung 2008

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) STKS Bandung

Informasi dan Surat Undangan Psychosocial Practitioner Course (PPC) Puskris UI Mei-Juni 2011

April 30, 2011

Bismillahirrohmaanirrohiim,,

Kepada yang terhormat, 

Rekan‐rekan 

Di tempat 

Dengan hormat, 

Melalui surat ini, kami menginformasikan bahwa Pusat Krisis Fakultas Psikologi UI bermaksud mengadakan kegiatan Certified-Psychosocial Practitioner Course (PPC). PPC adalah sebuah kursus yang dirancang berdasarkan dari hasil kajian dan pengalaman lapangan Pusat Krisis Fakultas Psikologi UI dalam melakukan upaya-upaya peningkatan kapasitas para pekerja kemanusiaan dan calon pekerja kemanusiaan untuk merespon kebutuhan psikososial pasca bencana. Dengan mengikuti kursus ini, peserta akan mampu untuk mengelola (merancang, implementasi, monitoring, dan evaluasi) program psikososial pasca bencana dengan pemahaman yang komprehensif tentang dampak psikologis dan psikososial bencana.

Cakupan materi yang diberikan adalah: bencana, penanganan bencana (disaster management), bantuan kemanusiaan, dampak psikologis dan psikososial bencana, pemulihan dan intervensi psikososial, dan project management. Kursus dilaksanakan dengan dua pendekatan, yaitu; Applied, kursus berorientasi pada masalah (problem-oriented) dan kondisi nyata di lapangan (field-setting) serta memiliki pengajar berlatar belakang akademisi yang juga praktisi program psikososial atau memiliki pengalaman lapangan yang relevan (Course Outline terlampir).

      Kursus akan berlangsung selama enam (6) kali pertemuan, yang diselenggarakan setiap hari Sabtu pukul 09:00-16:00 WIB mulai tanggal 21 Mei hingga 25 Juni 2011 di Wisma Makara Universitas Indonesia. Penetapan waktu ini kami anggap sesuai dengan mempertimbangkan kesibukan calon peserta kursus pada hari kerja, sehingga tidak mengganggu kegiatan utama peserta kursus.

           Berkenaan dengan penyelenggaraan PPC ini, kami bermaksud mengundang bapak/ibu/saudara sebagai pribadi maupun perwakilan lembaga untuk mengambil manfaat dengan berpartisipasi mengikuti kursus ini. Penyelenggaraan kursus ini didukung oleh PT. Pembangunan Perumahan (Persero) dengan pemberian beasiswa penuh biaya kursus bagi 20 orang dari total peserta maksimal 30 orang. Penentuan peserta yang berhak mendapatkan beasiswa berdasarkan seleksi yang dilakukan oleh Pusat Krisis Fakultas Psikologi UI. Beasiswa ini terbuka bagi seluruh peserta yang mendaftar.

Bagi bapak/ibu/saudara yang berminat kami sertakan formulir aplikasi  (terlampir). Formulir yang telah dilengkapi dapat dikirimkan selambat-lambatnya tanggal 23 Mei 2011 melalui email puskrispsiui@gmail.com atau fax ke no (021) 787 3745. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Gigih atau Hesti di telepon no (021) 787 3745 atau 7270004/5 ext.1503 . Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terimakasih.  

Ketua Pusat Krisis F. Psikologi UI       

Dicky Pelupessy, M.Sc

Ketua Pusat Krisis

Fakultas Psikologi UI

LAMPIRAN:

Deskripsi PPC – Puskris UI

Surat Undangan Peserta PPC – Puskris UI

Formulir Pendaftaran PPC – [nama calon peserta]

Dipublikasikan ulang oleh Joko Setiawan, Mahasiswa D-IV Semester VI Jurusan Rehabilitasi Sosial Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung angkatan 2008

Pada Sabtu pagi, 30 April 2011 at 05.43wib @Neru Net, Dago-Bandung, Jawa Barat

Kepengurusan Planas PRB 2011-2014

April 15, 2011

Bismillahirrohmaanirrohiim,,

Rekan-rekan Yb,

Platform Nasional Pengurangan Risiko Bencana (Planas PRB)  baru saja menyelesaikan munas (11 April 2011), dan berhasil membentuk tim formatur. Saat ini tim formatur tengah menyusun kepengurusan sesuai dengan statuta  yang sudah ditetapkan.

Salah satu butir penting adalah dibutuhkannya kepengurusan yang dapat memenuhi  3 persyaratan yaitu, acceptable, acountable dan available. Bagi rekan-rekan yang tertarik untuk bergabung dalam kepengurusan ini silahkan mengirimkan data diri serta kemampuan yang dimiliki dibidang apa saja. Yang pasti badan pengurus adalah orang-orang yang mewakili organisasi atau lembaga.

Selain itu, bagi lembaga yang ingin bergabung dalam Platform Nasional, silahkan kirimkan data kelembagaan ke email : trinirmala1963@yahoo.com

Salam

Trinirmala

Dipublikasikan pertama kali pada 14 April 2011 @Milis Bencana, dan dipublikasikan ulang oleh Joko Setiawan (Mahasiswa D-IV Jurusan Rehabilitasi Sosial STKS Bandung angkatan 2008)

Pada Jum’at dini hari, 15 April 2011 at 01.35wib @Neru Net, Dago-Bandung, Jawa Barat

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.